Visi dan Cara Bertindak Ciliwung Merdeka

Dear teman-teman Ciliwung Merdeka

Betapapun melelahkan, ikhtiar advokasi kita pada Kampung Pulo pasca penggusuran brutal sudah mendapatkan buahnya. Di luaran mulai banyak pernyataan dan aksi solidaritas melawan cara-cara gubernur DKI dalam berkomunikasi dan memperlakukan komunitas-komunitas  warga miskin kota.

Sayang sekali, kecenderungannya yang semakin nampak statement-statement dan aksi-aksi itu lebih menyasar ke pribadi gubernur DKI Ahok, bukan pada langkah-langkah  kebijakannya. Bahkan sudah mengarah dan memancing SARA. Meskipun itu sebuah kecenderungan dan keniscayaan akibat cara berkomunikasi gubernur yang spontan dan meledak-ledak, namun menurut hemat saya melawan dengan cara ini tidak sesuai dan  bukanlah visi, prinsip dan cara kita bertindak.

Saya memutuskan, kita tidak akan bergabung dengan gerakan sekadar pelontar statement dan aksi-aksi yang cenderung menyasar ke SARA. Kita membuka mata  memonitor boleh. Selain energi kita terbatas, kita harus tetap fokus pada visi, tujuan dan cara kita bertindak.

Visi kita: kemanusiaan yang adil dan beradab. Bekerja bersama bahu-membahu, sekuat daya berdasarkan data-data obyektif, kebutuhan nyata kontekstual  masyakakat Jakarta, utamanya rakyat kecil yang jauh dari akses uang dan kuasa, dengan segala daya kreatif-inovatif, senantiasa berusaha menyuguhkan solusi-solusi alternatif-konstruktif bagi pembangunan “kampung-kampung” kota yang manusiawi, bermartabat, berwawasan ekologis, berkeadilan, demokratis-partisipatif, indah, terbuka siaga berkoordinasi saling menguntungkan dengan wilayah dan kota-kota lain sekitarnya.

Terima kasih.

Selamat bekerja.

Salam,

I. Sandyawan Sumardi

Komentar & Solusi