The 3rd Urban Social Forum 2015

Sandyawan dan risma 3rd surabaya

The 3rd Urban Social Forum 2015 diadakan di Kampus UNTAG Surabaya, pada 19 Desember yang lalu. Forum ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan bagi individu, organisasi masyarakat, akademisi, mahasiswa serta aktivis sosial untuk berbagi, berdiskusi serta memperdebatkan ide dan isu-isu perkotaan. Forum ini membuka kesempatan bagi para pegiat atau aktivis sosial untuk saling terhubung.

Dalam forum tersebut hadir Tri Rismaharini Walikota Surabaya, Sandyawan Sumardi aktivis Kemanusiaan dari Ciliwung Merdeka, Wicaksono sarosa dari Kemitraan Habitat, dr. Gamal Albinsaid, peraih penghargaan The HRH Price of Wales Young Sustainability Enterpreneur dari Kerajaan Inggris, Kholiq Arif – Mayor of Wonosobo, Retno Hastijanti dari UNTAG, Rita Padwangi – National University of Singapore (NUS), Kemal Taruc, Dodo Juliman, dan masih banyak lagi akademisi dan praktisi yang turut hadir dalam acara tersebut.

Acara ini  banyak bicara tentang teknologi baru dan munculnya berbagai kelompok kepentingan dan gerakan politik alternatif menunjukkan adanya dinamika kontestasi ruang, menjadi sebuah tantangan baru dalam menata wajah kota. Dalam forum ini juga disinggung bagaimana sumber daya dan kekuatan politik di Kota dapat dimasukan.

Seharusnya kota-kota di Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan konvensional yang berdasarkan perintah dari pemerintah kota yang berwenang, tetapi lebih daripada itu yaitu ide-ide progresif dan kepemimpinan yang visioner.

Dalam pengambilan keputusan perlu mempertimbangkan masukan atau partisipasi dari warganya baik dari warga kampung atau desa dan kota. Pemerintah kota dan daerah tidak hanya mengeluarkan kebijakan yang hanya menguntungkan pemilik modal atau golongan tertentu saja. (anto)

Komentar & Solusi