Mengenal Pengobatan Herbal

foto pengobatan herbal

Selasa, (17/3) Sanggar Ciliwung Merdeka mengadakan penyuluhan pengobatan herbal oleh dr. Prapti Utami yang diikuti oleh ibu-ibu dari wilayah kampung Bukit Duri. Beberapa ibu-ibu sangat berantusias dalam mengikuti penyuluhan ini. Mereka berdatangan dengan membawa anak-anak mereka. Dalam acara tersebut dokter Prapti mejelaskan tanaman apa saja yang bisa dijadikan obat, terutama dalam penyakit yang sehari-hari dialami masyarakat seperti demam dapat diobati dengan kunyit, lalu muntah-muntah kunyit ditambah jahe, diare dengan biang kunyit dan garam, daun kelor untuk orang yang monopos, daun salam untuk gula darah, batuk pilek disembuhkan dengan daun kemukus ditumbuk ditambah minyak kelapa ditempel di ubun-ubun, lidah buaya untuk luka bakar, pusing dengan kopi ditambah jahe dan lain sebagainya.

Pengobatan herbal menjadi salah satu alternatif masyarakat dalam usaha penyebuhan dari penyakit, terutama bagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Selain harganya yang relatif murah cara mendapatkannya pun mudah, dapat ditanam di pekarangan rumah atau menggunakan pot-pot yang dapat ditaruh di sekitar rumah. Membuat apotik hidup di sekitar rumah. Selain berguna bagi pengobatan, pembuatan apotik hidup ini juga membantu dalam pelestarian lingkungan.

Cara pengobatan seperti ini menurut dr. Prapti adalah salah satu warisan pengobatan dari nenek moyang yang sudah dilakukan secara turun menurun sejak dulu. (anto)

Komentar & Solusi