Kampung Sumur

Oleh: Moch. Fiqih Prawira Adjie/ The Jakarta Post

Moch. Fiqih Prawira Adjie, calon wartawan The Jakarta Post yang menjalani live in di Kampung Sumur.

Saya, Moch. Fiqih Prawira Adjie dari The Jakarta Post, tinggal dan menetap di Kampung Sumur, RT O7, RW 10, Kelurahan Klender. Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Selama dua hari kami mengukuti keseharian Pemulung di Kampung Sumur, Bapak Muhlisin.

Jumlah penduduk di RT 07 diperkirakan sebanyak 2.800 jiwa atau sekitar 402 Kartu Keluarga. Jumlah Penduduk di RW 10 diperkirakan mencapai 7.000 jiwa, dan jumlah Penduduk di kelurahan Klender Per Oktober 2019 tercatat sebanyak 86.172 jiwa/28.069 KK, akurasi data tersebut masih dipertanyakan mengingat banyak warga Kampung Sumur yang belum memiliki Catatan Sipil.

Fasilitas Umum di Kampung Sumur masih sangat terbatas, namun terdapat sebuah Balai Warga yang merangkap sebagai tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), terdapat juga Sanggar Daya Kemanusiaan dan 3 Musholla.

Metode transportasi yang paling banyak digunakan di Kampung Sumur adalah sepeda motor, mengingat sempitnya jalanan di Kampung Sumur. Sekolah dasar paling dekat di Kampung Sumur adalah SD 05 dan SD 07, SMP paling dekat adalah SMP 167, SMP 27 dan SMP 6. SMA paling dekat adalah SMAN 59. Pasar paling dekat dari Kampung Sumur adalah Pasar Klender, namun banyak toko-toko kelontong di kalangan Kampung Sumur.

Karakter warga yang khas di Kampung Sumur adalah keberagaman dan mata pencahariannya, di mana warga Kampung Sumur berasal dari berbagai daerah, yaitu Jawa (mayoritas 60%), Sunda, Batak, Madura, Flores, Betawi dan Padang. Mata pencaharian warga Kampung Sumur RT 07 adalah pemulung dan pedagang kaki lima, beberapa orang dari daerah juga memiliki pekerjaan yang khas, seperti orang dari Madura dikenal ***

Komentar & Solusi
Skip to toolbar